Sabtu, 20 September 2014

Sejarah Kamera



Perkembangan Kamera
https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcT8Uao-zMVhcswPmM2hCckqfM_pNja6WNNVxQsjVqkeeosSAcfM
Kamera pertama yang berjaya dihasilkan ialah kamera Obscura, dan ia merupakan kamera pertama yang berfungsi dan mampu menangkap dan menghasilkan gambar. Namanya disebut sebagai Obscura yang diambil dari bahasa latin yang bermaksud ruang gelap. Kamera Obscura merupakan kamera yang diperbuat dalam bentuk kotak dan dapat memantulkan cahaya melalui penggunaan dua buah lensa konveks, kemudian gambar yang di tangkap akan terakam pada sehelai kertas atau filem dan filem tersebut berada pada pusat focus dari lensa tersebut. Kamera Obscura terhasil dari kajian pengkaji muslim yang bernama Abu Ali Hasan Ibn Al-Haitham dan kajianya di tulis di dalam bukunya yang berjudul “Books of Optics”(1015-1021).
Sementara itu, pada tahun 1660-an pengkaji yang berasal dari barat iaitu Robert Boyle dan pembantunya yang bernama Robert Hooke menemukan portable kamera obscura. Namun kamera pertama yang praktikal dan berbentuk kecil telah di hasilkan olah Johann Zahn dan penemuan ini berlaku pada tahun 1685. Kamera pada awalnya banyak menerapkan prinsip model Zhann di mana ianya perlu menggunakan slide tambahan yang di gunakan untuk memfokuskan objek yang ingin dirakam. Cara penggunaan sistem tersebut adalah dengan menambahkan sebuah plat sensitive di hadapan lensa kamera yang digunakan sebelum melakukan pengambilan gambar.
https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ3EhIUknMCc0E-IbVy1VJThPPGcfuJrsIFg7MeERVRXDxIhjP8
Perkembangan kamera terus berlanjutan, dan Jacques Daguerre merupakan salah seorang yang berperanan dalam perkembangan teknologi kamera. Daguerre di lahirkan pada tahun 1787 di Cormeilles di Perancis Utara. Semasa masih muda, beliau merupakan seorang seniman. Apabila berumur 30-an, beliau mendapat satu idea apabila beliau mempamerkan hasil lukisan pemandanganya dengan bantuan kesan cahaya. Beliau berasa tertarik apabila melihat perkembangan satu mekanisma yang menyebabkan beliau ingin menghasilkan lagi satu lukisan yang sama tanpa perlu melukis dan mewarnakan semula. Erti kata lainya beliau ingin lukisan dibuat secara outomatik sahaja. Beliau merasakan ini mungkin terjadi dengan bantuan kamera.
http://4.bp.blogspot.com/-9_yVO0aga98/TrS3QyO-tjI/AAAAAAAAAGA/sovq7Wil5Ns/s1600/kamera+jadul.jpg
Pada tahun 1827, Daguerre bertemu dengan Joseph Nicephore Niepce yang juga sedang mencuba untuk menghasilkan kamera dan mereka berdua bekerjasama dalam membuat kajian mengenai kamera. Namun pada tahun 1833 Niepse meninggal dunia. Daguerre tetap melanjutkan kajianya dalam pembuatan kamera. Pada tahun 1837, Daguerre berhasil menghasilkan sebuah sistem praktikal fotografi yang dikenali sebagai “Daguerreotype”. Pada tahun 1839 Daguerre mengumumkan secara terbuka kepada orang ramai tentang kejayaanya dalam kajianya mengembangkan teknologi kamera. Beliau menjadi terkenal diwaktu itu dan hasil kajianya dengan cepat berkembang dan banyak digunakan oleh khalayak. Pada tahun 1851 ditempat asal kelahirannya Daguerre meninggal dunia.
https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSt-KKvKVHbs1JlUuxIE-SlNl56UNPwt_SCsNm1Y3RaDO0NdAda
Tahun 1900 seorang Jurugambar telah mencipta kamera Mammoth. Kamera ini amat besar ukurannya dimana beratnya 1,400 pound. Lensa seberat 500 pound. Sewaktu mengubah atau memindahkannya tenaga manusia seramai 15 orang diperlukan. Kamera ini menggunakan filem sebesar 4 ½ x 8 kaki dengan bahan kimia sebanyak 10 gallons digunakan ketika memprosesnya. 
Obscura telah diubahsuai sehinggalah tercipta kamera Kodak oleh George Eastmen pada tahun 1888. yang lebih kecil. Pada zaman ini wujud kamera lebih kecil dan yang terkini ialah kamera digital.
https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR6gWqGCxJRHiNa_6BmTvZvt3c4BNRpIaiIwFgutB7UDbl_wUmH
Di awal kewujudan kamera digital tidak ramai menggemarinya terutama kalangan profesional. Ini kerana kamera digital generasi awal sekitar hujung tahun 1980an, masih menggunakan ciri-ciri kamera kompak. Kamera digital waktu itu kecil, ringan dan kemampuan imej tidak memenuhi kehendak profesional. Namun begitu sekitar awal 2000 kamera digital direka dengan mengambil kira selera profesional. Akhirnya kita telah memperolehi kamera digital dalam format SLR (Single Lens Reflex).

http://2.bp.blogspot.com/-isdCGn8lzhE/UJjG1Thy7oI/AAAAAAAAASY/JLWsbmMR7yI/s1600/download.jpg
Selepas kemunculan pelbagai kamera yang merentasi dunia teknologi, muncul lagi sebuah kamera yang seakan kamera SLR. Kamera yang mempunyai pelbagai fungsi dan kebolehan ini di beri nama DSLR. Tanpa menggunakan filem dan penggunaan tidak terhad.




Kelebihan dan kekurangan Kamera Analog, Kamera Digital dan Kamera handphone :
Kamera Analog
https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQyvA9WHBDhq3xDkA0ULnqG_Tffgq59FGQkxER-qLWaSO3kivDT
Kelebihan Kamera Analog:
-          Resolusi lebih besar
-          Tidak ada noise, tapi ada grain.
-          Warna lebih vivid karena film menangkap sinar objek apa adanya (Media film slide).
-          Tidak bisa korup karena media penyimpanan analog
-          Tidak membutuhkan memory card
-          Kamera analog mekanik lebih tahan lama karena hanya memiliki sedikit bagian elektronik
-          Belajar untuk menghargai hasil foto karena tidak bisa di delete
-          Baterai hanya digunakan untuk kamera yang full elektronik, yang masih mekanik hanya untuk menjalankan fungsi Light meter dan exposure meter
-          Hasil gambar baru bisa dilihat setelah diproses
-          Membutuhkan biaya relatif besar (mulai dari beli film sampai pencetakan/scan)
-          Semakin besar ISO speed, grain semakin terlihat (tergantung merek dan jenis film, film slide lebih jernih daripada film negatif)
-          1 rol film hanya bisa menangkap maksimum 36 gambar
-          Jika salah saat pencucian, maka gambar akan berubah warnanya atau ada bercak-bercak yang mengganggu
-          Gambar tidak bisa di dapat dengan instant (kecuali polaroid)
 
Kekurangan Kamera analog :
  • Masih menggunakan roll film
  • Harus bersabar dalam penentuan cahaya dan timing.
  • Tidak bisa digunakan tanpa baterai. Tetapi beberapa model memiliki shutter darurat yang dapat dipicu untuk fixed 1/90 seconds tanpa baterai.
  • Tidak memiliki cap yang sepenuhnya mekanik
  • Dari segi biaya produksi jelas sekali kamera analog makan biaya yang tidak sedikit. Filmnya saja sekarang berkisar antara Rp. 17000 ,- s/d Rp. 22000,- (film warna dan tidak kadaluarsa). Ongkos cuci antara Rp. 5000,- s/d Rp. 8000,- dan ongkos cetak ukuran 4R sebesar Rp. 550,- per/lembar (harga ini bervariasi). Untuk memotret/hunting foto minimal bawa 2 – 3 rol film. Untuk dokumentasi event(kenduri, pernikahan, seminar) bisa lebih dari 3 rol. Jadi saya rasa cukup mahal. Cuci-cetak foto sendiri pun harus merogoh kantong lebih dalam. Selain peralatan yang cukup mahal, bahan-bahan kimia untuk kepentingan cuci dan cetaknya pun tidak murah. Faktor inilah yang sering membuat orang berpindah dari analog ke digital.
  • uda nggak trend,karna kamera analog itu uda berada sejak jaman pertama kali ada foto.dan skrg sudah ganti era ya itu era digital,jd banyak org menganggapnya sebelah mata.
  • nggak bisa di liat langsung hasilnya
Kamera Digital
https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTcrYDOzFKpL6SfXWhgVHrhcdgHEua-dTQlg4RuVcWj4iWB3Z_5
Kelebihan kamera digital:
-          Harga relatif terjangkau (Untuk pocket, saya menemukan kamera pocket paling murah seharga 200 ribu saja dengan sensor kamera HP)
-          Hasil foto bisa langsung dilihat (untuk kamera digital ber-LCD)
-          Penyimpanan dengan memory card, bisa dipakai sampai kapasitasnya penuh
-          Karena sensor kamera lebih kecil, jadi untuk mendapat pembesaran yang sama dengan kamera film 35 mm dapat dilakukan dengan lensa yang lebih ramping (kecuali yang memiliki sensor sebesar 35 mm)
-          ISO speed tidak bergantung pada film, karena sudah menggunakan sensor
-          Resolusi dan tekstur masih kalah dengan kamera analog large (4x6 inchi). hanya sampai 35 mm
-          Sensor cenderung error, jika memfoto benda dengan latar belakang putih. Karena hal ini juga apabila kamera dalam mode bulb maka noise akan semakin besar
-          Jika memori card korup,maka gambar anda akan hilang (Seluruhnya, kecuali ada mempunyai teman yang bisa mengekstrak data langsung dari memori IC yang tidak rusak.)
-          Memiliki banyak bagian elektronika, jika rusak maka bagian elektroniknya akan sulit untuk diganti
-          Bergantung pada baterai untuk menjalankan semua fungsinya. Bila menggunakan baterai cas, setelah pemaakaian relatif lama batrai bisa drop. Biasanya baterai original harganya relatif mahal.

Kekurangan Kamera Digital :
-          Jika rusak perbaikannya sulit dan membutuhkan biaya yang mahal.
-          Harga jual kamera digital sangat mahal bila dibandingkan dengan harga jual kamera konvensional..
-          Kamera digital memerlukan dukungan peralatan komputer untuk pengolah gambar.
-          Pemotret harus memahami spesifikasi peralatan pendukung komputer, alat percetakan, dan lain-lain agar dapat menghasilkan gambarr yang diinginkan.
-          Kamera digital dioperasikan dengan menggunakan baterai khusus, karena itu pemotret haruas mempunyai baterai cadangan.
-          Untuk menghasilkan cetakan gambar yang baik diperlukan tinta dan kertas yang baik.
-          Pengembangan ukuran gambar masih terbatas.




Kamera Handphone
https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS9DcHhAzGjcRZdcYgq6PJZdUzs1DjakJqo4EB3I9iGesyCvH6Z
Kelebihan Kamera Handphone:
1.      Mudah dibawa kemana aja tanpa harus membawa kamera yang ukurannya lebih besar
2.      Bisa mengabadikan moment kapanpun tanpa membawa kamera analog ataupun digital
3.      Lebih mudah dibawa bisa di taruh dikantong celana
4.      Harga relatif terjangkau karena dengan membeli handphone kita bisa dapat kamera sekalian
5.      Hasil foto bisa langsung dilihat
6.      Penyimpanan dengan memory card, bisa dipakai sampai kapasitasnya penuh

Kelemahan Kamera Handphone :
  1. Usahakan subyek foto mendapat pencahayaan yang cukup.
  2. Mendekatlah ke subyek jika terlalu jauh maka hasilnya tidak maksimal.
  3. Minimalkan gerakan ketika memotret.
  4. Hindari penggunaan Zoom. Mungkin sobat pernah menggunakan zoom pada saat memotret melalui Camera Phone, jika zoom pada kamera tersebut termasuk 'digital zoom' maka itu akan mengurangi kualitas foto kalian.
  5. Ikuti aturan komposisi.Pelajari beberapa aturan dasar komposisi seperti Rule of Thirds. Jangan meletakkan subyek foto di tengah-tengah frame (tetapi di sepertiga frame). Tips sederhana seperti ini bisa membuat foto kalian lebih hidup. tetapi ingat juga bahwa keindahan Camera Phone adalah untuk mendobrak aturan-aturan konvensional tersebut. Terkadang foto-foto yang hebat adalah foto-foto yang melanggar aturan.
  6. Jaga Lensa agar tetap bersih. Salah satu tantangan pada banyak kamera handphone adalah bagaimana menjaga lensa agar tetap bersih.

Sel Hewan dan Sel Tumbuhan



http://labsinfo.files.wordpress.com/2009/06/sel_hewan.jpg

a.       Membran Sel Berfungsi untuk mengatur pertukaran zat, sebagai pelindung, tempat menerima rangsang.
b.      Nukleus  Berfungsi sebagai tempat pengendalian aktivitas sel, tempat AND yang berfungsi sebagai faktor keturunan.
c.       Retikulum Endoplasma Berfungsi sebagai sintetis dan transportasi berbagai macam zat kimia.
d.      Kompleks Golgi Berfungsi untuk merakit mikro molekul yang kaya karbohidrat.
e.       Ribosom Berfungsi sebagai tempat berlangsungnya sintesa protein.
f.       Mitokondria Berfungsi sebagai tempat respirasi aerob.
g.      Lisosom Berfungsi sebagai tempat mencerna bahan-bahan dari luar sel dan bahan yang tidak dipakai dari dalam sel.
h.      Badan Mikro Berfungsi mengandung enzim katalase dan oksidasi disebut perolisisum, yang mengandung enzim untuk daun asam glioksiat disebut pada tumbuhan.
i.        Sentrosom Berfungsi sebagai peran dalam pembelahan sel yaitu pada pergerakan kromatin.
j.        Sentriol Berfungsi untuk mengontrol pembentukan benang-benang gelondong selama pembelahan sel.

http://labsinfo.files.wordpress.com/2009/06/sel_tumbuhan.jpg.
Bagian-bagian Sel Dan Fungsinya
a.         Mitokondria, nerupakan tempat pembentukan sumber energi. Umumnya dimiliki semua sel hidup, karena fungsinya yang sangat penting, yaitu menghasilkan energi melalui proses respirasi sel (reaksi antara bahan makanan dengan oksigen dan menghasilkan energi)
b.        Retikulum Endoplasma, organel berbentuk seperti saluran. Retikulum Endoplasma permukaan kasar diselubungi ribosom, Retikulum Endoplasma permukaan halus tidak ada ribosom, tetapi di permukaannya terdapat enzim-enzim. Berfungsi untuk membatu metabolisme protein, lemak dan karbohidrat.
c.         Badan Golgi, organel berbentuk seperti tumpukan kue panekuk. Berfungsi membantu sintesis protein. Terdapat di sel tumbuhan dan hewan.
d.        Lisosom, merupakan kantung kecil dengan membran tunggal. Berfungsi untuk mendaur ulang bagian sel yang rusak, mencerna zat sisa makanan atau zat-zat asing yang masuk ke dalam sel. Terdapat di sel tumbuhan dan hewan.
e.         Nuklues (inti sel), organel berbentuk bulat atau lonjong yang terdapat di tengah atau bagian tepi sel. Berfungsi sebagai pusat pengendali kegiatan sel. Di dalamnya terdapat cairan inti  (nukleoplasma), anak inti (nukleolus) dan selapu inti.
f.         Kloroplas, organel kecil berbentuk bulat yang berwarna hijau karena mengandung pigmen klorofil. Hanya terdapat di sel tumbuhan. Berperan dalam proses fotosintesis tumbuhan yang menghasilkan energi dan bahan makanan tumbuhan.
g.        Membran sel (membran plasma), merupakan bagian sel paling luar. Dimiliki oleh hewan dan tumbuhan. Berfungsi mengatur keluar masuknya zat pada suatu sel.
h.        Dinding sel, merupakan lapisan di bawah membran sel, terbuat dari selulosa. Hanya dimiliki oleh sel tumbuhan. Berfungsi untuk memberi kekuatan dan perlindungan bagi sel.
i.          Sitoplasma, cairan bening seperti gel yang mengisi ruang  dalam sel, berfungsi sebagai tempat berlangsungnya reaksi metabolisme.
j.          Vakuola, merupakan rongga di dalam sel yang berlapis membran, di dalamnya berisi cairan. Berfungsi sebagai tempat menyimpan bahan makanan dan sisa metabolisme. Vakuola sel hewan berukuran kecil, sedangkan vakuola tumbuhan berukuran besar.
http://4.bp.blogspot.com/-z6NaUIjm0Zg/UitSuOb7MJI/AAAAAAAABA4/i-RJI4wyK60/s1600/ADEX-Sel+Hewan.jpg
Sel hewan adalah nama umum untuk sel eukariotik yang menyusun jaringan hewan. Sel hewan berbeda dari sel eukariotik lain, seperti sel tumbuhan, karena mereka tidak memiliki dinding sel, dan kloroplas, dan biasanya mereka memiliki vakuola yang lebih kecil, bahkan tidak ada. Karena tidak memiliki dinding sel yang keras, sel hewan bervariasi bentuknya. Sel manusia adalah salah satu jenis sel hewan.
Sel hewan terdiri dari vesikel, mitokondria, sentriol, nukleus, nukleolus, kromatin, ribosom, retikulum endoplasma,mikrotubulus, membran plasma, vacuola, sitosol, selaput inti, badan golgi, lisosome, dan vesikel.
Hewan memiliki organel yang khas pada selnya,yaitu sentriol yang tidak terdapat pada sel tumbuhan.

1.Sentriol

Sentriol merupakan sepasang struktur seperti silinder yang memiliki lubang tengah dan tersusun dari protein mikrotubulus. Anggota pasangan sentriol biasanya terletak pada posisi menyudut ke arah kanan satu sama lain.

2.Vakuola
Pada beberapa jenis hewan bersel satu ditemukan adanya vakuola, misalnya pada amoeba dan paramecium.Pada paramecium terdapat dua macam vakuola,yaitu:
  • Vakuola kontraktil atau vakuola berdenyut, khas untuk hewan bersel satu yang hidup di air tawar. Vakuola ini berpran menjaga tekanan osmotik sitoplasma, atau sering disebut sebagai alat osmoregulato.
  • Vakuola nonkontraktil atau vakuola tak berdenyut,bertugas mencernakan makanan,sehingga sering disebut vakuola makanan.

http://2.bp.blogspot.com/-Xm5Q0iXfNQA/UitSve2XxVI/AAAAAAAABBA/rInIb5gubDw/s1600/ADEX-Sel+Tumbuhan.jpg
Sel Tumbuhan adalah bagian terkecil dari setiap organ tumbuhan. Sel tumbuhan adalah penggerak dari suatu itu sendiri. Sel tumbuhan cukup berbeda dengan sel organisme eukariotik lainnya yang meliputi :
  • Vakuola yang besar (dikelilingi membran, disebut tonoplas, yang menjaga turgor sel dan mengontrol pergerakan molekul di antara sitosol dan getah).
  • Dinding sel yang tersusun atas selulosa dan protein, dalam banyak kasus lignin, dan disimpan oleh protoplasma di luar membran sel. Ini berbeda dengan dinding sel fungi, yang dibuat dari kitin, dan prokariotik, yang dibuat dari peptidoglikan.
  • Plasmodesmata merupakan pori-pori penghubung pada dinding sel yang memungkinkan setiap sel tumbuhan berkomunikasi dengan sel berdekatan lainnya.
  • Plastida, terutama kloroplas yang mengandung klorofil, pigmen yang memberikan warna hijau bagi tumbuhan dan memungkinkan terjadinya fotosintesis.
  • Kelompok tumbuhan tidak berflagella (termasuk konifer dan tumbuhan berbunga) juga tidak memiliki sentriol yang terdapat di sel hewan.




SEL HEWAN
gambar sel hewan

·         Membran sel= disebut juga membran plasma. Fungsinya antara lain melindungi inti sel, pengatur keluar-masuknya molekul-molekul, dan reseptor rangsangan dari luar
·         Sitoplasma= Sumber bahan kimia penting bagi sel dan tempat terjadinya reaksi metabolisme.
·         Nukleus= Menjadi pusat kontrol sel,pembawa perintah sintesis protein dalam inti DNA, memperbaiki sel yang rusak dalam nukleolus, dan memengaruhi produksi ribosom dan RNA
·         Retikulum Endoplasma= alat transportasi zat-zat dalam sel
·         Ribosom= tempat sintesis protein
·         Mitokondria= respirasi seluler
·         Lisosom= penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler
·         Badan golgi= ekskresi sel
·         Vakuola= menyimpan cadangan makanan
·         Sentriol= hanya terdapat dalam sel hewan. Berperan dalam pembelahan sel
·         Kloroplas= hanya terdapat pada sel tumbuhan. Berperan dalam proses fotosintetis.



SEL TUMBUHAN
http://i.brta.in/images/2012-10/1a775cb5a89ef3c08f4008567cf26b4f.jpg

Sel tumbuhan adalah bagian terkecil dari setiap organ tumbuhan. Sel tumbuhan adalah penggerak dari suatu tumbuhan itu sendiri. Sel tumbuhan cukup berbeda dengan sel organisme eukariotik lainnya. Fitur-fitur berbeda tersebut meliputi:


SEL HEWAN
Sel tumbuhan
1. Struktur Fungsi Nukleus (Inti Sel).
Inti sel merupakan bagian yang penting dari sel. Inti sel terdiri atas beberapa bagian, yaitu membran, kromatin, anak inti (nukleolus), dan cairan inti (nuclear sap.
2. Struktur Fungsi Retikulum Endoplasma.
Retikulum endoplasma, sering disingkat RE merupakan sebuah sistem membran yang berlipat-lipat. Dilihat secara tiga dimensi, sistem membran pada retikulum endoplasma bersatu dengan membran sel dan membran inti.
3. Struktur Fungsi Ribosom.
Pada permukaan dalam membran retikulum endoplasma sel eukariotik tersebar organel-organel. Salah satu organel tersebut adalah ribosom. Ribosom berperan penting dalam proses pembentukan protein. Pada sel yang aktif, terdapat ribosom dalam yang banyak. Selain di RE, ribosom banyak terdapat juga di anak inti (nukleolus). Perhatikan Gambar 1.7.
4. Struktur Fungsi Badan Golgi.
Badan Golgi disebut juga aparatus Golgi. Badan Golgi berbentuk seperti kantung yang pipih, dibatasi oleh membran. Beberapa badan Golgi sering terlihat berdekatan dan membentuk kantung-kantung yang bertumpuk.
5. Struktur Fungsi Mitokondria.
Mitokondria adalah organel berbentuk lonjong yang berada di sitoplasma. Mitokondria memiliki dua lapis membran yang terpisah dengan membran inti, membran sel, dan RE. Membran bagian dalam membentuk lipatan-lipatan
6. Struktur Fungsi Lisosom.
Lisosom adalah organel yang hanya ditemukan pada sel-sel hewan. Lisosom berbentuk kantung yang dibatasi oleh membran. Di dalam lisosom terdapat enzim yang berperan dalam dekomposisi atau penguraian sebagian besar sel.
7. Struktur Fungsi Sentriol.
Sentriol terdapat pada sel hewan dan jamur. Sel-sel tumbuhan tinggi tidak memiliki sentriol. Sentriol adalah dua buah organel yang berperan dalam pembelahan sel. Setiap sentriol terdiri atas sembilan triplet mikrotubulus yang susunannya membentuk cincin.
9. Struktur Fungsi Vakuola.
Vakuola merupakan organel yang terdapat di tumbuhan. Vakuola berisi air yang terlarut di dalamnya berbagai mineral, gula, asam-asam organik dan bahan-bahan lain.
10. Struktur Fungsi Dinding Sel.
Salah satu struktur lagi yang hanya dimiliki oleh sel tumbuhan adalah dinding sel. Dinding sel berada di bagian luar membran sel.
SEL TUMBUHAN

https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS0TaI1aypNW66RAq6jkUzJ8vTYM56tXZVlnyfsYHWLOuXoB1SILw
            Tumbuhan memiliki bagian-bagian sel yang membedakannya dengan sel hewan. Bagian-bagian sel tersebut :
a.   Dinding sel
Batang tumbuhan umumnya leboh keras dibandingkan dengan tubuh manusia. Manusia dapat mencubit teman, tetapi tidak dapat mencubit kayu. Hal ini karena bagian dindng luar sel tumbuhan tersusun dari dinding sel yang amat keras. Bahan utama penyusun dinding sel berupa zat kayu, yaitu selulosa yang tersusun dari glukosa. Selain selulosa, dinding sel juga mengandung zat lain misalnya pekton, hemiselulosa dan glikoprotein.
b.   Vakuola
Vakuola merupakan organel bermembran yang berisi cairan vakuola. Vakuola terdapat pada sel hewan dan sel tumbuhan. Namun, vakuola pada sel tumbuhan memiliki bentuk dan fungsi yang lebih nyata dibandingkan dengan vakuola pada hewan. Tumbuhan yang masih muda, memiliki vakuola yang ukurannya kecil, tetapi tumbuhan yang bertambah besat dan dewasa, vakuola tampak membesar bahkan mendominasi sitoplasma dan mendesak sitoplasma ke tepi diding sel.
c.   Plastida
     Plastida adalah organel bermembran rangkap dengan ventuk dan fungsi yang bermacam-macam. Beberapa platida yang penting adalah kloroplas, kromoplas dan leukoplas.
·         Kloroplas
Kloroplas merupakan organel yang mengandung klorofil. Klorofil berfungsi pada saat fotosintesis. Struktur koroplas terdiri dari membran luar yang berguna untuk melewatkan molekul-molekul berukuran  kurang dari 10 kilodalton tanpa selektivitas; membran dalam bersifat selektif permeabel dan berguna untuk memilih molekul yang keluar masuk dengan transpor  aktif; Stroma merupakan cairan kloroplas yang berguna untuk menyimpan hasil fotosintesis dalam bentuk pati (amilum); dan tilakoid tempat terjadinya fotosintesis.
·         Kromoplas
Kromoplas adalah plastida berwarna kuning jingga  dan merah  karena mengandung karoten. Sel-sel yang mengandung kromoplas terdapat pada bunga, buah masak, dan daun yang akan gugur. Warna kromplas bervariasi karena berasosiasi dengan pigemn bunga dan buah lainny, yaitu antosianin yang tersimpan dalam vakuola.
·         Leukoplas
Leukoplas adalah plastida yang tidak berwarna. Leukoplas biasanya berguna untuk menyimpan cadangan makanan, seperti amilum dan protein pada sel –sel batang ketela pohon dan sel-sel akar pada kentang.